Senin, 24 April 2017
profil
Nama : Emita Miftakhul Jannah
Tempat, Tgl Lahir : Mojokerto, 5 September 1996
Alamat : Ds.Kejagan Kec.Trowulan Kab. Mojokerto
Riwayat pendidikan :
1. TK.Dewi Sartika
2. SDN Kejagan 1
3. SMP Negeri 1 Trowulan
4. SMA Negeri Mojoagung
5. Universitas Negeri Surabaya
Hobi : Melakukan Hal yang menyenangkan dan bermanfaat
Cita– cita : Menjadi seorang Guru yang berguna untuk anak didik dan Indonesia
Tujuan : Mengabdi pada Pendidikan dan untuk Indonesia
Motto : Semua orang dapat menjadi pendidik, tapi tidak banyak orang yang memilih untuk mendidik dengan hati.
Selasa, 18 April 2017
Hukum Archimedes Balon Udara
Hukum Archimedes juga diterapkan pada balon udara.Seperti halnya zat cair, udara (yang termasuk fluida) juga melakukan gaya keatas pada benda. Gaya keatas yang dilakukan udara pada benda sama dengan berat udara yang dipindahkan oleh benda itu. Rumus gaya keatas yang dilakukan udara tetap seperti persamaan sebelumnya tetapi ρf disini adalah massa jenis udara. Prinsip gaya keatas yang dikerjakan udara inilah yang dimanfaatkan pada balon udara
Mula-mula balon diisi dengan gas panas sehingga balon menggelembung dan volumnya bertambah. Bertambahnya volume balon berarti bertambah pula volum udara yang dipindahkan oleh balon. Ini berarti gaya keatas bertambah besar. Suatu saat gaya keatas sudah lebih besar daripada berat total balon (berat balon dan muatan), sehingga balon mulai bergerak naik.
Awak balon udara terus menambah gas panas sampai balon itu mencapai ketinggian tertentu. Setelah ketinggian yangdiinginkan tercapai, awak balon mengurangi gas panas sampai tercapai gaya keatas sama dengan berat balon. Pada saat itulah balon melayang di udara. Sewaktu awk ingin menurunkan ketinggian maka sebagian isi gas panas
Mengapa Langit Berwarna Biru?
Langit biru semakin sulit dilihat di kota besar yang tingkat polusi udaranya tinggi. (Flickr)
Di kota besar seperti Jakarta amat susah melihat langit berwarna biru. Polusi asap kendaraan bermotor membuat langit dipenuhi kabut asap. Hanya pada hari-hari tertentu seperti libur panjang langit biru mulai terkuak. Ini berbeda dengan di daerah yang polusi masih sedikit, langit biru masih bisa dijumpai di keseharian.
Sinar matahari terdiri atas beberapa warna yang masing-masing memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda. Nah, atmosfer yang menyelimuti Bumi mempengaruhi bagaimana setiap sinar itu sampai ke Bumi, karena panjang gelombang bertemu dengan molekul, titik-titik air, dan sedikit debu.
Dari sekian warna itu, biru memiliki panjang gelombang yang pendek dan partikel-partikel di udara memendarkan si biru ke sekeliling membuat langit terlihat berwarna biru. Warna merah memiliki panjang gelombang yang lebih panjang, dan bertindah lebih kuat sehingga tidak banyak dipendarkan.
Bagaimana dengan warna merah di sore hari? Langit cenderung berwarna merah karena cahaya merah dengan panjang gelombang terpanjanglah yang mampu menempuh perjalanan Matahari-Bumi.
Mengapa Pensil Kelihatan Patah Bila Tercelup dalam Air?
![]() |
| Pensil yang terlihat bengkok saat dicelupkan air |
Saat merambat dalam suatu medium (udara, air, kaca), cahaya akan menempuh lintasan lurus. Akan tetapi, apabila terdapat batas dua medium yang berbeda, jalannya cahaya akan dibelokkan (tidak lagi menempuh lintasan lurus). Peristiwa pembelokan jalannya cahaya pada batas medium ini disebut sebagai pembiasan(refraksi).
Pensil yang dicelupkan sebagian dalam air akan terlihat patah dikarenakan jalannya cahaya dari bagian pensil yang berada di atas permukaan air dan dari bagian yang tercelup dalam air menempuh lintasan yang tidak sama. Cahaya dari bagian pensil yang berada di atas atas permukaan air menempuh lintasan lurus dari bagian pensil menuju mata, sedangkan cahaya dari bagian pensil yang tercelup dalam air menempuh lintasan yang telah dibelokkan karena terdapat dua medium berbeda yang dilaluinya (air dan udara) dari bagian pensil menuju mata.
Mata kita menerima cahaya yang masuk dan otak kemudian mengolahnya. Otak mengintepretasikan cahaya yang masuk selalu menempuh lintasan lurus, padahal untuk bagian pensil yang berada di dalam air, cahaya telah dibiaskan. Dengan demikian akan muncul gambaran dalam otak kita bahwa bagian pensil yang berada di atas permukaan air dan bagian yang tercelup tidak berada suatu garis lurus (bukan pensil yang lurus). Karena itulah pensil akan terlihat bengkok (atau bahkan patah).
Teori Gas Ideal pada Minuman Bersoda
Pada saat kita menuangkan minuman bersoda pada sebuah gelas. Coba perhatikan apa yang terjadi pada saat kita menuangkan airnya ke dalam gelas secara perlahan-lahan? Secara bersamaan di dalam gelas itu akan terpisah menjadi 2 bagian yaitu air dari minuman tersebut dan juga gelembung-gelembung gas di bagian permukaan.
Selain itu, bila kita perhatikan, gelembung-gelembung yang ada di dasar gelas lebih kecil dan lebih rapat bila dibandingkan dengan gelembung-gelembung yang ada di bagian permukaan gelas. Gelembung-gelembung di permukaan gelas lebih besar dan lebih renggang. Pernahkah terpikir oleh anda, apa yang menyebabkan gelembung-gelembung di permukaan lebih besar dan kecepatannya bertambah ketika
mendekati permukaan gel
![]() |
|
Gelembung gas pada minuman bersoda
|
Karbon dioksida (CO2) merupakan gas
yang dihasilkan pada proses fermentasi pada saat pembuatan minuman bersoda ini.
CO2 inilah yang terkandung di dalam gelembung-gelembung tersebut. Volume
gas di dalam gelembung-gelembung ini tentu berkaitan dengan tekanan (P), suhu
(T) dan juga jumlah molekul (n). Hal ini berkaitan dengan persamaan gas ideal,
yakni :
pV=nRT
Salah satu unsur dari persamaan gas
ideal ini tentu merupakan faktor yang membuat gelembung-gelembung gas tersebut
semakin besar. Pada kasus ini, suhu pada seluruh minuman di dalam gas tersebut
adalah sama, sehingga dapat dikatakan bahwa volume gas di dalam gelembung
tersebut berubah bukan dikarenakan factor suhu mutlak (T).
Kemudian
kita lihat pada factor tekanan (p). bila kita perhatikan, semakin gelembung
tersebut naik ke atas, maka kedalaman dari minuman tersebut pun berkurang.
Sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan hidrostatik pada minuman juga berkurang
(p=ρgh). Sebagaimana yang diketahui
bahwa tekanan berbanding terbalik dengan volume ( . Sehingga apabila
tekanan pada minuman tersebut berkurang, maka dapat dikatakan bahwa volume gas
pada gelembung tersebut bertambah.
Langganan:
Postingan (Atom)



















